Merespons Imam Nahrawi, KPK Usut Para Penerima Uang Skandal Hibah KONI

Merespons Imam Nahrawi, KPK Usut Para Penerima Uang Skandal Hibah KONI

Selasa, 30 Juni 2020 | 12:44 WIB
Imam minta semua nama yang tercantum dalam persidangan diusut KPK.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri
Photo :
  • VIVAnews/Syaefullah

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan mantan Menpora Imam Nahrawi yang tetap mengaku tak melakukan korupsi, padahal majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah memutuskan perkaranya. 

Imam divonis tujuh Tahun Penjara dan denda Rp400 juta serta bayar uang pengganti Rp18,1 miliar, karena dianggap terbukti menerima suap dan gratifikasi terkait pengurusan dana hibah Kemenpora terhadap KONI. 

“Kita harus hormati putusan majelis hakim. Jika terdakwa tidak menerima putusan tentu silakan melakukan upaya hukum banding,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada awak media, Selasa, 30 Juni 2020.

KPK sendiri tengah mempelajari putusan majelis hakim. Karena sejatinya putusan Imam lebih kecil dari tuntutan jaksa KPK yakni 10 tahun penjara.

“KPK nanti akan pelajari putusan lengkapnya lebih dahulu, baik itu fakta-fakta sidang keterangan para saksi yang termuat dalam putusan maupun pertimbangan-pertimbangan majelis hakim,” ujar Ali.

Ali memastikan pengusutan kasus ini tidak akan berhenti di Imam dan asisten pribadinya, Miftahul Ulum. Meskipun begitu, Ali enggan berspekulasi siapa pihak yang sedang ditajamkan bukti-buktinya oleh penyidik saat ini.