Motif Tersangka Kerusuhan di Madina, Minta 'Jatah' Dana BLT Corona

Motif Tersangka Kerusuhan di Madina, Minta 'Jatah' Dana BLT Corona

Rabu, 8 Juli 2020 | 17:03 WIB
Karena tak dikabulkan kades, para tersangka lakukan kerusuhan.
Para tersangka kerusuhan di Kabupaten Mandailing Natal di Mapolda Sumut
Photo :
  • VIVA/Putra Nasution

Para tersangka kerusuhan di Kabupaten Mandailing Natal di Mapolda Sumut

VIVA – Polda Sumatera Utara dan Polres Mandailing Natal (Madina) resmi menetapkan 20 orang warga sebagai tersangka kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyubungan Utara, Kabupaten Madina, Senin 29 Juni 2020.

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin, menjelaskan, 20 tersangka diduga terlibat dalam unjuk rasa berakhir ricuh. Di balik aksi demo tersebut, polisi mengungkap motif pelaku meminta 'jatah' dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) COVID-19 sebesar 30 persen kepada Kepala Desa Mompang Julu, Hendrik Hasibuan.

"Ke-20 tersangka ini terbukti memeras kepala desa Mompang Julu dengan meminta 30 persen dana BLT yang tidak sesuai peruntukannya," kata Martuani kepada wartawan di Mapolda Sumut, Rabu 8 Juli 2020.

Berita Terkait :
Saksikan Juga