Menkumham Bawa Pulang Buronan Pembobol BNI Rp1,7 Triliun Maria Lumowa
Kamis, 9 Juli 2020 | 00:22 WIB

Menkumham Bawa Pulang Buronan Pembobol BNI Rp1,7 Triliun Maria Lumowa

Maria Pauline Lumowa sudah buron sejak 2003.
Maria Pauline Lumowa saat dibawa pulang dari Serbia ke Indonesia
Photo :
  • Ist

Maria Pauline Lumowa saat dibawa pulang dari Serbia ke Indonesia

VIVA – Kunjungan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly bersama delegasi Indonesia ke Serbia sejak Sabtu lalu membawa kabar baik. Yasonna beserta delegasi berhasil menyelesaikan proses ekstradisi buronan Maria Pauline Lumowa.

Pembobol Bank BNI senilai Rp1,7 triliun tersebut diketahui buron sejak 2003. Delegasi Indonesia pimpinan Yasonna Laoly dijadwalkan tiba di Tanah Air bersama Maria Pauline Lumowa pada Kamis pagi, 9 Juli 2020.

"Dengan gembira saya menyampaikan bahwa kami telah secara resmi menyelesaikan proses handing over atau penyerahan buronan atas nama Maria Pauline Lumowa dari pemerintah Serbia," kata Yasonna dalam keterangan pers diterima VIVA, Rabu malam, 8 Juli 2020.

Baca Juga: Jadi DPO, Paspor Djoko Tjandra Ditarik Imigrasi

Yasonna menjelaskan, keberhasilan menuntaskan proses ekstradisi ini tak lepas dari diplomasi hukum dan hubungan baik kedua negara. Selain itu, proses ekstradisi ini juga merupakan wujud komitmen pemerintah dalam upaya penegakan hukum yang berjalan panjang.

Yasonna mengatakan pemulangan ini sempat mendapat kendala. Namun, Pemerintah Serbia tegas pada komitmennya untuk mengekstradisi Maria Pauline Lumowa ke Indonesia.

"Indonesia dan Serbia memang belum saling terikat perjanjian ekstradisi, namun lewat pendekatan tingkat tinggi dengan para petinggi Pemerintah Serbia dan mengingat hubungan sangat baik antara kedua negara, permintaan ekstradisi Maria Pauline Lumowa dikabulkan," jelas Yasonna.