Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
Kamis, 9 Juli 2020 | 13:52 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Kampung Tangguh Nusantara

Kampung Tangguh Nusantara untuk mewujudkan ketahanan pangan.
Panglima TNI dan Kapolri meresmikan kampung tangguh nusantara
Photo :
  • Istimewa

Panglima TNI dan Kapolri meresmikan kampung tangguh nusantara

VIVA – Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi wisata Ketapang Urban Agriculture di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dalam rangka memanen hasil tambak dan penanaman bibit mangrove, Kamis, 9 Juli 2020.

Acara bertajuk Masyarakat Produktif Wujudkan Ketahanan Pangan merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Joko Widodo. Acara Panen Raya Nusantara ini juga sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri sebagai penggerak dan pembantu ekonomi masyarakat di masa Pandemi COVID-19.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, kesediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat itu harus tetap terjaga. Menurutnya, program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh TNI dan Polri dengan memanfaatkan lahan lahan di wilayah kantor TNI maupun Polri bisa bermanfaat untuk warga.

"Panen Raya Nusantara menjadi bukti kesungguhan TNI-Polri membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19," ujar Hadi saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di lokasi.

Baca juga: Calon Perwira Muda Polri Diplot di Daerah Rawan, Kapolri: Biar Meriang

Potensi Indonesia sebagai negara maritim, menurut Hadi, merupakan keunggulan yang tidak dimiliki negara lain. Oleh sebab itu, Hadi meminta potensi kelautan melalui budidaya perikanan harus diberdayakan secara maksimal.

"Yang tidak kalah penting sesungguhnya peningkatan konsumsi protein hewani yang bersumber dari ikan oleh masyarakat. Kecukupan gizi, terutama bagi anak-anak kita, akan menghasilkan generasi penerus yang tangguh dan berkualitas," ujar Hadi.

Ketapang Urban Agriculture merupakan lokasi wisata yang dibangun Pemerintah Kabupaten Tangerang, di Desa Ketapang sebagai desa wisata dan pusat pendidikan bakau, serta masuk kawasan tambak dan empang dan juga berdekatan dengan laut mengembangkan potensi desa.