5 Kasus Pembunuhan Sadis Jurnalis, Dendam Pribadi Hingga Perampokan
Sabtu, 11 Juli 2020 | 06:00 WIB

5 Kasus Pembunuhan Sadis Jurnalis, Dendam Pribadi Hingga Perampokan

Baru-baru ini, kasus pembunuhan menimpa jurnalis Metro TV
Garis polisi (ilustrasi)
Photo :
  • U-Report

Garis polisi (ilustrasi)

VIVA – Penemuan jasad editor Metro TV, Yodi Prabowo, di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat, 10 Juli 2020 membuat geger. Polisi menyebut Yodi diduga menjadi korban pembunuhan. 

Hal ini diketahui dengan ditemukannya luka tusuk pada tubuh korban dan mengamankan sebilah pisau di lokasi penemuan jasad korban. Kasus dugaan pembunuhan Yodi ini menambah daftar kasus pembunuhan yang menimpa jurnalis.

Berikut beberapa kasus pembunuhan yang menimpa jurnalis dan kru media di beberapa wilayah:

1. Nur Baety Rofiq (wartawan lepas)

Seorang wartawati Nur Baety Rofiq (44) ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Gaperi RT 001/RW 009, Kedung Waringin, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 18 Juli 2015 dalam kondisi sudah membusuk dan ada bekas jeratan ikatan di tangan kirinya. 

Terdapat luka tusuk di bagian badan sebanyak sembilan tusukan dan luka sayat di leher. Tak hanya itu, rusuk wanita malang ini pun patah akibat hantaman benda keras.

Pihak Polres Depok pun bergerak cepat dengan menangkap empat pelaku pembunuhan wartawan media lepas. Tiga pelaku yakni Syarifudin (20), Ubaidilah (22), dan M Pujiono (20) ditangkap pada Senin, 20 Juli. Sementara satu pelaku lainnya Deni, yang merupakan otak pembunuhan ditangkap satu hari setelahnya di Bandung. Adapun motif pembunuhan ini murni kasus perampokan.

Atas perbuatannya itu, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 dan 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Pelaku terancam hukuman 20 tahun atau penjara seumur hidup karena pencurian yang dilakukan bersama-sama menyebabkan Nurbaeti meregang nyawa.

2. Soeprayitno (Media mingguan lokal Surabaya)