Pasar dan PKL Jadi Fokus Penerapan Denda Rp150 Ribu di Bandung

Pasar dan PKL Jadi Fokus Penerapan Denda Rp150 Ribu di Bandung

Rabu, 15 Juli 2020 | 12:11 WIB
Denda untuk mereka yang melanggar protokol kesehatan, seperti masker.
Wali Kota Bandung Oded M Danial dan rombongan dalam lawatan ke Jepang
Photo :
  • Istimewa

Wali Kota Bandung Oded M Danial dan rombongan dalam lawatan ke Jepang

VIVA – Wali Kota Bandung, Oded M Danial, mengungkapkan pasar dan pedagang kaki lima (PKL) menjadi titik fokus pemerintah daerah dalam pengawasan pemberlakuan sanksi denda Rp150 ribu. Denda itu diberikan kepada warga yang tidak menggunakan masker di masa pandemi virus corona atau COVID-19.

Rencananya, sanksi denda tersebut mulai diberlakukan pada 27 Juli 2020 terhitung selama 14 hari dengen ketentuan apabila kedapatan tidak menggunakan masker wajib membayar denda Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. Jika tidak mampu membayar, maka diganti dengan kurungan badan atau kerja sosial.

"Saya lihat di pasar-pasar, berat itu (penularannya). PKL-PKL agak berat itu, saya minta di tempat-tempat seperti itu memang harus lebih intensif, treatment pengawasannya," ujar Oded di Kota Bandung Jawa Barat, Rabu 15 Juli 2020.

Mengenai pola sanksi, Oded mengatakan pihaknya lebih memusatkan pada hukuman kerja sosial dibandingkan denda nominal. 

Berita Terkait :
Saksikan Juga