Komnas PA Desak Pemerintah Gratiskan Internet Selama Sekolah Online

Komnas PA Desak Pemerintah Gratiskan Internet Selama Sekolah Online

Rabu, 15 Juli 2020 | 12:13 WIB
Wabah Corona membuat belajar tak bisa tatap muka harus via internet.
 Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait.
Photo :
  • VIVAnews/Ahmad Rizaluddin

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait.

VIVA – Kebijakan pemerintah terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan sistem daring atau online – untuk mencegah anak penularan COVID-19 – masih berlanjut. Namun, di sisi lain, langkah itu dirasa membebani orangtua karena tak sedikit biaya yang harus dikeluarkan demi mengakses internet.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan, ada beberapa hal yang harus menjadi catatan dan hal itu perlu komitmen bersama khususnya dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

“Ini kan seolah-seolah dipaksakan. Nadiem mengatakan 96 persen belum bisa tatap muka. Komnas PA sampai sekarang juga mendukung agar jangan sampai ada yang memberikan itu. Siapa mau tanggung jawab kalau anak terkena virus Corona karena di Jepang dan Korea, 2 hari masuk langsung 70 orang yang meninggal,” kata Arist dikutip pada Rabu 15 Juli 2020

Arist menegaskan, Nadiem karena itu harus konsiten dengan kebijakan tersebut. “Jangan plin plan. Dia bilang 96 persen harus daring, ya lakukan,” lanjut dia.

Berita Terkait :
Saksikan Juga