Banjir Bandang di Luwu Utara, 30 Meninggal dan Ribuan Warga Mengungsi

Banjir Bandang di Luwu Utara, 30 Meninggal dan Ribuan Warga Mengungsi

Kamis, 16 Juli 2020 | 23:28 WIB
Tim SAR gabungan masih fokus mencari korban yang hilang.
Tim SAR gabungan mencari korban hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 16 Juli 2020.
Photo :
  • VIVA/Nurdin Amir

Tim SAR gabungan mencari korban hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 16 Juli 2020.

VIVA – Tim SAR gabungan kembali menemukan 3 korban banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Seorang korban di antaranya ditemukan di Desa Meli dan lainnya ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta.

Menurut data Basarnas hingga Kamis, 16 Juli 2020, ditemukan korban meninggal dunia 30 orang dan sejumlah korban masih dalam pencarian. Sementara itu, ribuan warga yang terdampak terpaksa harus mengungsi ke daerah yang aman.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, tim SAR gabungan masih fokus mencari korban yang hilang tertimbun tanah akibat banjir bandang. “Karena masih ada laporan warga yang masih hilang, yaitu sekitar 66 orang.”

Berita Terkait :
Saksikan Juga