Red Notice Djoko Tjandra, Kadiv Hubinter Polri Dicopot Gara-gara Lalai

Red Notice Djoko Tjandra, Kadiv Hubinter Polri Dicopot Gara-gara Lalai

Senin, 20 Juli 2020 | 20:14 WIB
Polri janji mengusutnya dengan transparan.
Gedung Bareskrim Mabes Polri.
Photo :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah.

Gedung Bareskrim Mabes Polri.

VIVA – Divisi Propam Mabes Polri masih menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan mantan Sekretaris NCB Interpol Brigjen Pol Nugroho Slamet Wibowo. Keduanya dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar kode etik terkait red notice buronan kasus cessie (pengalihan piutang) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Keduanya dinilai melanggar kode etik lantaran lalai dalam pengawasan staf. Pemeriksaan lanjutan dilakukan guna memastikan pelanggaran kode etik lainnya.

"Seperti kemarin sudah disampaikan, bahwasanya dari mantan Kadivhubinter dan mantan Ses NCB tentunya nanti akan dilakukan penyidikan terkait dengan pelanggaran kode etiknya," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono di Kompleks Mabes Polri, Senin, 20 Juli.

Sementara untuk Brigjen Pol Prasetijo, kata Awi, sejauh ini dinyatakan melanggar disiplin dan kode etik profesi. Dia tidak dalam porsinya mengeluarkan surat jalan Djoko Tjandra.

Berita Terkait :
Saksikan Juga