Anggaran COVID-19 di Jayapura Habis, Rapid Test Massal Disetop

Anggaran COVID-19 di Jayapura Habis, Rapid Test Massal Disetop

Jumat, 24 Juli 2020 | 00:05 WIB
Rumah sakit di Jayapura juga overload tampung pasien corona.
Ilustrasi rapid test di Makassar
Photo :
  • VIVAnews/Irfan

Ilustrasi rapid test di Makassar

VIVA – Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyatakan akan menghentikan pelaksanaan rapid test COVID-19 secara massal. Alasannya, pemkot setempat sudah kehabisan anggaran untuk penanganan COVID-19. Sedangkan kasus positif di Jayapura terus meningkat setiap hari.

“Dana kami sudah habis. Sementara angka positif COVID-19 terus bertambah, karena kami gencar melakukan rapid test massal pada warga. Jadi, saya minta agar gugus tugas tidak lagi lakukan rapid test massal,” kata Tomi di Jayapura, Kamis, 23 Juli 2020.

Dia menjelaskan, anggaran yang tersedia di Kota Jayapura bukan hanya untuk penanganan COVID-19, namun juga untuk keperluan lainnya seperti sektor perekonomian, pendidikan, sampai infrastruktur.

Baca Juga: Kasus Corona di DKI Pecah Rekor, Anies Justru Merasa Bersyukur

Menurutnya, Pemkot Jayapura sudah menyiapkan langkah tertentu jika anggaran dari Pemprov Papua belum turun.

Berita Terkait :
Saksikan Juga