Tak Perlu Ada Laporan, Polisi Selidiki Kasus Viral Seks Fetish Bungkus

Tak Perlu Ada Laporan, Polisi Selidiki Kasus Viral Seks Fetish Bungkus

Jumat, 31 Juli 2020 | 11:20 WIB
Terduga pelaku disebut Gilang viral kedoknya oleh korban seks fetish.
Ilustrasi bungkus membungkus kain jarik
Photo :
  • Twitter

Ilustrasi bungkus membungkus kain jarik

VIVA – Tim Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) turun tangan menelusuri kasus seks fetish yang viral dan bikin heboh di media sosial sejak Kamis kemarin, 30 Juli 2020. Selain di Kepolisian, pihak kampus Universitas Airlangga Surabaya juga mendalami itu karena kehebohan itu berkaitan dengan mahasiswanya berinisial G.

Baca juga: Polisi Selidiki Seks Fetish yang Hebohkan Jagat Media Sosial

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, tim siber bergerak karena viralnya unggahan dugaan seks fetish itu menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Apalagi ada dugaan pelecehan seksual di dalamnya.

“Banyak membuat keresahan para netizen dengan pengunggahan konten-konten meminta dan menyuruh serta melakukan beberapa perilaku pelecehan, berdasarkan konten-konten yang disampaikan para netizen,” kata Trunoyudo kepada wartawan pada Jumat, 31 Juli 2020.

Sejauh ini lanjut dia, Polda Jatim belum menerima laporan secara dari para korban. Kendati begitu, pendalaman tetap dilakukan. Oleh karena itu, ia berharap pihak yang merasa menjadi korban segera melaporkan diri untuk mempermudah proses penyelidikan. “Penyelidikan ini sebagai bentuk memberikan kepastian hukum dan membuat masyarakat aman dan terlindungi,” ujarnya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga