Khofifah Tak Terima jika Cuma Kematian akibat COVID-19 yang Disorot

Khofifah Tak Terima jika Cuma Kematian akibat COVID-19 yang Disorot

Kamis, 6 Agustus 2020 | 15:34 WIB
Khofifah mengingatkan bahwa yang sembuh jauh lebih banyak.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Malang Sutiaji meninjau Rumah Sakit dr Saiful Anwar di Kota Malang.
Photo :
  • VIVA/Lucky Aditya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Malang Sutiaji meninjau Rumah Sakit dr Saiful Anwar di Kota Malang.

VIVA – Provinsi Jawa Timur masih menjadi provinsi dengan jumlah tertinggi kasus positif Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 selama empat hari terakhir. Angka kematian karena virus tersebut juga tertinggi secara nasional. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengakui itu. Namun, ia juga meminta semua pihak melihat tingkat kesembuhan yang banyak di Jatim, tertinggi di antara provinsi-provinsi lainnya.

“Sampean juga harus melihat bahwa kasus Jatim, kan, tertinggi, tapi kesembuhannya juga sangat tinggi. Kemudian (angka) kematian juga tinggi,” kata Khofifah kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis, 6 Agustus 2020.

Usaha para tenaga kesehatan dalam menangani pasien COVID-19 di Jatim, kata Khofifah, sungguh sangat luar biasa sehingga banyak yang sembuh. Itu mestinya disorot juga dan dihargai. “Luar biasa, lho, sampean lihat kesembuhan di provinsi A berapa, provinsi B berapa, provinsi C berapa, dan di Jawa Timur berapa. Tolong itu juga dilihat sebagai bagian dari layanan para nakes, rumah sakit, dan relawan yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler