Pedoman Periksa Jaksa Dicabut, Kapuspenkum Ungkap Alasannya

Pedoman Periksa Jaksa Dicabut, Kapuspenkum Ungkap Alasannya

Rabu, 12 Agustus 2020 | 00:31 WIB
Kejagung buru oknum yang sebarkan pedoman itu di medsos.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono.
Photo :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono.

VIVA – Jaksa Agung ST Burhanuddin, mencabut Pedoman Nomor 7 Tahun 2020 tentang pemberian izin jaksa agung atas pemanggilan, pemeriksaan, penggeledahan, penangkapan dan penahanan terhadap jaksa yang diduga melakukan tindak pidana. Padahal, Pedoman 7/2020 itu baru saja diteken pada Kamis, 6 Agustus 2020.

“Jaksa Agung RI Burhanuddin dengan pertimbangan telah menimbulkan disharmoni antarbidang tugas sehingga pemberlakuannya saat ini dipandang belum tepat,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono kepada wartawan, Selasa, 11 Agustus 2020.

Baca juga: Periksa Jaksa Harus Izin Jaksa Agung, KPK: Wajar Publik Curiga

Berita Terkait :
Saksikan Juga