Vaksin COVID-19 Sinovac China Belum Kantongi Sertifikasi Halal MUI

Vaksin COVID-19 Sinovac China Belum Kantongi Sertifikasi Halal MUI

Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:50 WIB
Padahal sudah diujicobakan ke relawan
Petugas menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Bandung
Photo :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Petugas menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Bandung

VIVA – Vaksin COVID-19 Sinovac yang mulai dilakukan uji klinis kepada relawan ternyata belum mengantongi sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI). Seperti diketahui, uji klinis perdana vaksin asal China tersebut dilakukan oleh Bio Farma pada Selasa, 11 Agustus 2020, terhadap 19 orang relawan.

Corporate Secretary Bio Farma, Bambang Heriyanto, mengatakan Bio Farma memang belum mengajukan sertifikasi halal vaksin Sinovac ke MUI. Namun demikian, Bio Farma tengah menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan untuk mendaftarkan kehalalan vaksin asal China itu ke MUI.

"Pengajuan (sertifikasi halal vaksin Sinovac) masih dalam tahap diskusi. Tim sudah ada komunikasi dengan MUI untuk persiapan sertifikasi halalnya," kata Bambang Heriyanto di Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Rabu 12 Agustus 2020.

Baca: Alasan Ridwan Kamil Soal Jokowi Tak Bisa Jadi Relawan Uji Vaksin

Menurut Bambang, untuk memperoleh sertifikasi halal membutuhkan proses audit menyeluruh. Karena MUI pasti akan mengaudit seluruh proses pembuatan vaksin, medianya termasuk bahan baku yang digunakan.

Berita Terkait :
Saksikan Juga