Staf KPU Yahukimo Tewas Ditikam, Sang Ayah: Anak Saya Bukan Pejabat

Staf KPU Yahukimo Tewas Ditikam, Sang Ayah: Anak Saya Bukan Pejabat

Kamis, 13 Agustus 2020 | 11:30 WIB
Staf KPU Yahukimo, Papua, tewas ditikam di leher dan punggung.
Sugeng Kusharyanto, ayah Staf KPU Yahukimo, Henry Jovinsky, meminta agar pihak berwenang mengungkap kasus pembunuhan anaknya.
Photo :
  • VIVA/Cahyo Edi

Sugeng Kusharyanto, ayah Staf KPU Yahukimo, Henry Jovinsky, meminta agar pihak berwenang mengungkap kasus pembunuhan anaknya.

VIVA – Seorang aparatur sipil negara yang bertugas di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo, Papua, Henry Jovinski (25), meninggal dunia karena ditikam orang tak dikenal. Henry diserang saat berada di kawasan Yahukimo, Papua. Akibat serangan ini, Henry mengembuskan napas terakhirnya di sekitar tempat kejadian perkara.

Baca: Sadis, Staf KPU Yahukimo Ditikam di Punggung dan Leher Pakai Sangkur

Ayah Henry, Sugeng Kusharyanto, mengatakan jika pihak keluarga besar meminta agar kasus pembunuhan sadis terhadap anaknya bisa diusut tuntas. Sugeng pun mendesak agar pelaku pembunuhan Henry bisa segera ditangkap dan mendapatkan hukuman yang berat.

"Saya minta diusut tuntas kasus yang menimpa anak saya ini. Siapa pun pelakunya mohon diusut dan ditangkap. Kalau dia terbukti, kasih hukuman yang setimpal. Kita enggak mungkin membalas kematian anak (saya) dengan kematian," ujar Sugeng di rumah duka, Desa Sidokarto, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu, 11 Agustus 2020.

Terkait kematian Henry, hingga saat ini pihak keluarga masih mempertanyakannya. Sugeng menuturkan jika di KPU, Henry hanyalah petugas di bidang IT dan bukanlah pejabat penting.

Berita Terkait :
Saksikan Juga