Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya

Seragam Satpam Mirip Polisi, Haris Azhar: Konyol, Tak Ada Urgensinya

Sabtu, 19 September 2020 | 00:04 WIB
Seragam satpam masuk Peraturan Kapolri tentang Pengamanan Swakarsa
Haris Azhar dalam acara Kabar Petang tvOne
Photo :
  • tvOne

Haris Azhar dalam acara Kabar Petang tvOne

VIVA – Kapolri Idham Azis menerbitkan Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Perkap) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa. Salah satunya mengatur seragam satuan pengamanan atau satpam yang mirip polisi.

Pemerhati hukum dan HAM, Haris Azhar mengkritisi peraturan ini. Ia menyampaikan ada dua alasan yaitu estetik dan etik.

Menurutnya, dari estetik, ia menyoroti filosofi seragam satpam mirip polisi dengan warna coklat yang disebut warna bumi. Filosofi itu tak sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini yang masih banyak persoalan dan perlu solusi jawaban.

"Menurut saya ini konyol, kalau misalnya mengganti seragam satpam dengan coklat. Yang penting diperbaiki dari satpam itu kualitas, skill-nya, dan kapasitasnya," kata Haris dalam acara Kabar Petang tvOne yang dikutip VIVA pada Jumat, 18 September 2020.

Baca Juga: Kapolri Idham Aziz Hidupkan Lagi Pam Swakarsa

Dia pun mempertanyakan dari aspek etis jika seragam satpam direalisasikan mirip polisi. Kata Haris, lebih baik negara memperhatikan kebutuhan satpam dan bukan sekedar ganti seragam.

Ia juga mengkritisi asal pendanaan seragam ini. Sebab, di tengah pandemi Corona COVID-19, semua lembaga atau instansi pemerintah sesuai instruksi Presiden Joko Widodo mesti menghemat anggaran.

"Kok ini malah kepolisian mengagendakan mengubah seragam. Apa nanti diserahkan ke masyarakat, terus masyarakat patungan lagi untuk tujuan mempolisikan masyarakat," ujar Haris.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler