Arahan Habib Rizieq, FPI dan PA 212 Desak Pilkada Maut Ditunda

Arahan Habib Rizieq, FPI dan PA 212 Desak Pilkada Maut Ditunda

Rabu, 23 September 2020 | 00:10 WIB
Pemerintah disindir harus prioritaskan keselamatan rakyat.
FPI di aksi solidaritas muslim Rohingya
Photo :
  • Anadolu Ajansi/Agoes Rudianto

FPI di aksi solidaritas muslim Rohingya

VIVA – Kesepakatan Pemerintah, DPR, dan KPU yang tetap melanjutkan Pilkada 2020 di tengah pandemi Corona COVID-19 menuai perdebatan. Ada suara desakan agar sebaiknya pilkada serentak gelombang empat itu ditunda.

Desakan ini disampaikan elemen ormas Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Front Pembela Islam (FPI), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka memberikan maklumat dan meminta pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo agar sebaiknya menunda pelaksanaan pilkada yang diikuti 270 daerah tersebut.

Maklumat ini ditandatangani Ketua Umum FPI Ahmad Shobri Lubis, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak, dan Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif.

"Pandemi COVID-19 telah menimbulkan malapetaka dan merupakan ancaman terhadap kelangsungan hidup dan kehidupan," demikian keterangan isi maklumat tersebut yang dikutip VIVA pada Selasa malam, 22 September 2020.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler