Jokowi: Saya Bisa Menggerakkan Kopassus

Presiden Jokowi di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo kembali memberi arahan kepada 1.217 prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI di Mako Kopassus, Cijantung Jakarta Timur, Kamis 10 November 2016.

Jokowi Resmikan 147 Bangunan yang Direhabilitasi Pasca Gempa di Sulawesi Barat

Presiden Jokowi sebelumnya sempat diberi penjelasan mengenai berbagai peralatan yang digunakan Kopassus. Setelah itu, dilangsungkan upacara sekaligus pengarahan di lapangan Mako Kopassus dalam rangka Hari Pahlawan.

Usai pengarahan, Presiden Jokowi sempat memberi keterangan pers mengenai pasukan Kopassus. Presiden mengatakan, pasukan tersebut adalah pasukan cadangan yang bisa ia gerakkan sewaktu-waktu jika dalam keadaan darurat.

MK Tolak Gugatan Anies dan Ganjar, Jokowi Ajak Semua Bersatu Bangun Bangsa dan Hadapi Geopolitik

"Yang dalam keadaan emergency, dalam keadaan darurat inilah pasukan cadangan yang bisa saya gerakkan sebagai Panglima tertinggi lewat Pangab lewat Panglima TNI untuk keperluan-keperluan khusus," kata Presiden Jokowi di Cijantung, Jakarta.

Namun Jokowi mengatakan saat ini belum ada keadaan darurat di Indonesia. "Ya ndak ada, Ini Hari Pahlawan," kata Presiden.

Hakim Tolak Gugatan Anies dan Ganjar, Jokowi: Paling Penting Tuduhan Politisasi Bansos Tak Terbukti

Sempat terdiam beberapa detik, Jokowi melanjutkan penjelasannya. "Kalau tadi kan ada kalaunya (emergency bisa diturunkan)," ujar Jokowi menegaskan.

(mus)

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa, 23 April 2024

Dianggap Bukan Lagi Kader PDIP, Zulhas: Rumah Pak Jokowi dan Gibran Namanya PAN

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas buka suara soal pernyataan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun soal status Presiden Jokowi dan Gibra

img_title
VIVA.co.id
23 April 2024