Pramoedya Ananta Toer Dipenjara karena Menulis

Pramoedya Ananta Toer Dipenjara karena Menulis

Senin, 6 Februari 2017 | 10:45 WIB
Google Doodle menampilkan Pramoedya Ananta Toer.
Doodle Google peringati ulang tahun Pramudya Ananta Toer
Photo :
  • Doodle Google

Doodle Google peringati ulang tahun Pramudya Ananta Toer

VIVA.co.id – Nama Pramoedya Ananta Toer menjadi puncak percakapan di lini massa twitter, Senin 6 Februari 2017. Penulis legendaris kelahiran Blora ini juga menjadi figur Google Doodle di mesin pencarian internet.

Ya, hari ini, 6 Februari, Pramoedya Ananta Toer, tepat berusia 92 tahun. Lelaki yang pernah dituding komunis oleh rezim orde baru ini, kini namanya menggema lagi di jejaring sosial.

Pramoedya Ananta Toer mengembuskan nafas terakhirnya di Jakarta, setelah didiagnosis mengidap radang paru-paru dan diabetes pada 30 April 2006, dalam usia 81 tahun.

Semasa hidup, Pramoedya tak pernah lepas dari penjara ke penjara. Karena itu, hamoir setengah hidupnya tak jauh dari sosok yang terbuang.

Era kolonial, Pramoedya pernah dipenjara, begitu pun di era orde lama. Namun, yang paling mengenaskan adalah saat di era orde baru. Penulis novel ini mengecap penjara lebih lama, setidaknya tercatat sejak tahun 1965 hingga 1979.

Ia pernah di buang ke Pulau Nusa Kambangan, lalu Pulau Buru. Tempat di mana para figur yang dianggap membangkang pemerintah.

Berita Terkait :
Saksikan Juga