Din: Pancasila Dipolitisasi, Seolah Mereka Saja Pancasilais
Rabu, 31 Mei 2017 | 19:31 WIB

Din: Pancasila Dipolitisasi, Seolah Mereka Saja Pancasilais

Tak boleh ada tafsiran tunggal dari Pancasila.
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2015-2020, Din Syamsuddin.
Photo :
  • ANTARA/Reno Esnir

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2015-2020, Din Syamsuddin.

VIVA.co.id – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin mengatakan, Pancasila saat ini mengalami politisasi. Sehingga, merasa hanya kelompok tertentu saja yang Pancasilais.

"Pancasila mengalami politisasi oleh kelompok romantis yang terjebak romantisme, yang menganggap mereka sajalah yang Pancasilais dan yang lain tidak," kata Din di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 31 Mei 2017.

Menurutnya, tidak boleh ada tafsiran tunggal dari Pancasila. Sehingga, para elite bangsa dinilai harus duduk bersama meneguhkan kembali komitmen Pancasila. "Saya kira, kita harus duduk bersama lagi, cita-cita pendiri bangsa, karena banyak yang keliru pada amandemen," kata Din.