alexa Pesan #OTTRecehan, Kejaksaan Kritik KPK?

Pesan #OTTRecehan, Kejaksaan Kritik KPK?

Senin, 12 Juni 2017 | 17:55 WIB
Jaksa Agung mengakui hal itu sebagai bentuk kekecewaan pegawai.
 Dua orang pegawai kejaksaan menampilkan pesan protes mereka atas operai tangkap tangan yang bernilai recehan, #OTTRecehan
Photo :
  • VIVA.co.id/Twitter

Dua orang pegawai kejaksaan menampilkan pesan protes mereka atas operai tangkap tangan yang bernilai recehan, #OTTRecehan

VIVA.co.id – Foto dua orang berbaju kejaksaan beserta tulisan bernada protes atas operasi tangkap tangan yang diduga dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap jaksa beredar di jejaring sosial.

Diduga foto protes ini berkaitan dengan penangkapan KPK terhadap Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba, atas dugaan suap pada Jumat, 9 Juni 2017.

Sebab, OTT yang dilakukan KPK kepada Parlin Purba hanya mendapati barang bukti berupa uang Rp10 juta. Meski kemudian KPK menyebut bahwa Parlin sebelumnya diduga telah menerima suap Rp150 juta.

Dalam foto yang beredar, terdapat dua pesan yang berbeda. Pertama dalam tulisan yang dipegang oleh seorang pria menuliskan, "Kami terus bekerja walau anggaran terbatas. Kami tetap semnagat walau tanpa pencitraan. Kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTTRECEHAN,"

Sedangkan di pesan yang kedua tertulis, "Sudah ribuan perkara korupsi kami tangani. Sudah trilyunan uang negara kami selamatkan. Kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTTRECEHAN,"

Ekspresi Kecewa Pegawai

Sejauh ini, sejak foto itu beredar. Jaksa Agung M Prasetyo mengakui bahwa para jaksa yang berfoto dengan tulisan itu sebagai sebuah ekspresi kekecewaan pegawai terhadap sesama rekan mereka.

Prasetyo membantah bila pesan itu ditujukan ke KPK. "Itu sebenarnya bentuk-bentuk kekecewaan jaksa-jaksa yang saya katakan, banyak berintegritas, yang berdedikasi tinggi. Jadi di tengah keterbatasan, dia masih melakukan tugasnya dengan baik. Ketika ada oknum yang melakukan, apa itu, penyelewengan, apa pun bentuknya, itu menjadi kekecewaan mereka. Ya, itu saja sebenarnya," ujar Prasetyo.

Menurutnya, sebagai lembaga penegak hukum, Kejaksaan Agung selalu mendukung langkah KPK termasuk bila KPK juga melakukan penindakan terhadap pegawai mereka.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
cf-analytic