JK Sesumbar Ma'ruf Amin Buat Jokowi Mudah Dulang Suara – VIVA
Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

  • Jumat, 10 Agustus 2018 | 16:40 WIB
  • JK Sesumbar Ma'ruf Amin Buat Jokowi Mudah Dulang Suara

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Fajar Ginanjar Mukti
Pertemuan Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan)
Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Pertemuan Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan)

VIVA – Wakil Presiden Jusuf Kalla meyakini pilihan bakal capres petahana Joko Widodo kepada KH Maruf Amin sebagai cawapres akan membuatnya mudah mendulang suara di Pilpres 2019.

Pasalnya, JK menyampaikan, Ma'ruf merupakan sosok ulama senior yang memiliki banyak pengikut, juga pimpinan dari dua institusi agama Islam besar di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Nahdlatul Ulama (NU).

"Kalau untuk menambah pemilih, pasti yakin bahwa (Maruf) sebagai ulama, pasti banyak kan pemilihnya. Apalagi Ketua Majelis Ulama (Indonesia), NU, pasti bisa mendapat konstituen," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018.

Selain itu, menurut JK, Jokowi-Ma'ruf adalah pasangan capres-cawapres yang saling melengkapi. Jokowi merupakan sosok yang nasionalis, sementara Ma'ruf religius.

Lihat Juga

"Saya yakin bahwa dalam beberapa hal tentu, beliau saling melengkapi. Artinya, baik dari segi nasional seperti dibicarakan juga beliau (Ma'ruf), religius, juga tentu pengetahuan masing-masing berbeda, bisa saling mengisi," ujar JK.

Lebih lanjut, JK mengucapkan selamat atas pendaftaran Jokowi-Ma'ruf sebagai bakal capres-cawapres yang telah resmi dilakukan ke KPU Jumat pagi. Ma'ruf menjadi sosok yang dipilih Jokowi menjadi cawapres setelah sebelumnya banyak kandidat yang dipertimbangkan Jokowi, seperti Mahfud MD, TGB Zainul Machdi, hingga JK sendiri.

"Saya ingin menyampaikan ucapan selamat, kepada Pak Jokowi dan Pak KH Ma'ruf Amin, atas pencalonan keduanya (untuk menjadi) Presiden dan Wakil Presiden yang akan datang," ujar JK.