Putri Yusuf Supendi Gantikan Ayahnya Jadi Caleg di PDIP - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Rabu, 28 November 2018 | 11:54 WIB

Putri Yusuf Supendi Gantikan Ayahnya Jadi Caleg di PDIP

Yusuf Supendi selalu ingin berdakwah di kandang 'Banteng'.
Azmah Shoobiroh, Putri Mendiang Yusuf Supendi
Photo :
  • VIVA/Eduward Ambarita

Azmah Shoobiroh, Putri Mendiang Yusuf Supendi

VIVA – Azmah Shoobiroh, putri kandung mendiang Yusuf Supendi, akhirnya menggantikan ayahnya sebagai calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Azmah menggantikan mantan pendiri Partai Keadilan Sejahtera itu sebagai calon legislatif usai wafat pada 3 Agustus 2018 silam.

Kabar tersebut disampaikan saat Azmah bertemu dengan Wakil Sekjen PDIP, Ahmad Basara, pagi ini.

"Upaya almarhum Abi, untuk berdakwah di kandang Banteng, saya teruskan. Dan saya melihat sendiri, tuduhan bahwa PDI Perjuangan menjaga jarak dengan Islam sama sekali tidak benar, dan hanya merupakan fitnah yang keji," kata Azmah melalaui keterangan tertulis yang diterima VIVA, Rabu 28 Oktober 2018.

Azmah menyatakan, bahwa selama ini dia banyak tahu tentang sang Ayah yang akhirnya memutuskan berlabuh ke PDI Perjuangan.

Sikap tersebut diputuskan melalui kajian yang lama dan karena banyak juga sejumlah sahabatnya di partai tersebut.

Setelah menggantikan Yusuf, Azmah mengaku berterima kasih dibantu kesiapannya menjadi caleg melalui sekolah partai. Adapun Azmah menjadi caleg dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini dengan daerah pemilihan Kabupaten Bogor.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Basarah menyampaikan, pertemuannya dengan putri mendiang Yusuf menyimpan banyak kenangan. Sebelum meninggal, Yusuf meninggalkan kenangan wasiat.

Dalam pertemuan itu keduanya membuka 12 bagian rekaman video yang sudah ditampilkan di kanal Youtube. Dari video tersebut, kata dia, Yusuf banyak menyampaikan pemikiran tentang berbagai hal termasuk pilihan politiknya.

"Kesaksian KH Yusuf Supendi secara khusus sudah kami unggah di Youtube, sesuai dengan pesan almarhum pada saat wawancara dilakukan, hanya beberapa hari sebelum beliau wafat," kata Basarah.

loading...
Muat Lainnya...