Politikus Hanura: 1.000 Titik Kunjungan Sandiaga, Hoax - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Sabtu, 12 Januari 2019 | 19:20 WIB

Politikus Hanura: 1.000 Titik Kunjungan Sandiaga, Hoax

Inas punya hitungannya, kunjungan 1.000 titik itu tidak masuk akal.
Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno
Photo :
  • ANTARA FOTO/Kahfie Kamaru

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno

VIVA – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, sedang menjadi perbincangan setelah mengunggah mengenai capaiannya terkait 1.000 titik kunjungan yang telah ia lakukan sejak Agustus 2018 hingga Januari 2019, di akun Instagramnya. 

Ketua Fraksi Partai Hanura di DPR RI, Inas N Zubir, menganggap hal yang disampaikan Sandiaga tersebut berlebihan. Menurutnya hal tersebut adalah hal yang mustahil.

"Persoalannya, apakah Sandiaga sosialisasinya dari satu titik ke titik lain pake simsalabim, lalu sampai ke titik berikutnya, atau terbang seperti burung," kata Inas di Jakarta, Sabtu, 12 Januari 2019.

Menurut Inas, apabila benar-benar melakukan sosialisasi dengan baik di setiap lokasi, maka setidaknya membutuhkan waktu dua jam. Dari mulai tiba di lokasi hingga meninggalkan lokasi acara. Jika di tempat acara butuh dua jam dan di perjalanan dua jam, maka butuh waktu untuk setiap titik adalah empat jam.

"Jika dalam satu hari hanya bisa dijangkau lima titik saja, maka total waktu yang dibutuhkan adalah 20 jam dan sisa empat jam dalam sehari untuk istirahat. Klop kan?" kata dia.

Ia menjelaskan untuk memenuhi 1.000 titik dibutuhkan waktu 1.000 dibagi 5 yakni 200 hari. "Nah, mulai kebuka nih ngibulnya Sandiwara Uno, eh Sandiaga Uno," kata Inas.

Kemudian Inas mempertanyakan apakah Sandiaga bersosialisasi setiap hari dalam arti 30 hari dalam sebulan. "Paling top dalam sebulan hanya 20 hari bersosialisasi. Jadi membutuhkan waktu 10 bulan untuk mencapai 1.000 titik," ucapnya.

Sekitar 10 bulan yang lalu, lanjutnya, adalah bulan April 2018. Sedangkan pertama kali Sandiaga Uno dipilih jadi cawapres oleh Prabowo pada bulan Agustus 2018, dan mereka ditetapkan sebagai capres-cawapres pada bulan September 2018.

"Artinya, 1.000 titik yang dirayakan oleh Sandiaga adalah 1.000 titik hoax," tegasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengungah video di Instagramnya. Di video tersebut Sandiaga menyampaikan capaiannya terkait 1.000 titik kunjungan yang telah ia lakukan sejak Agustus hingga Januari 2019.

Syukur alhamdulillah atas 1.000 titik kunjungan saya dalam menyerap aspirasi masyarakat Indonesia. Tanpa dukungan serta doa dari masyarakat perjuangan ini tiada artinya.

Di bawah kendali Prabowo-Sandi, kami akan hadirkan pemerintahan yang kuat dan tegas serta memberikan solusi terhadap permasalahan ekonomi yang dirasa makin menyulitkan masyarakat.

Mari kita terus tingkatkan semangat ini, sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa fokus kita ialah perbaikan ekonomi, dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk putra-putri bangsa, dan menghadirkan harga-harga bahan pokok dan biaya hidup yang lebih terjangkau. #1000TitikSandi.

loading...
Muat Lainnya...