Ahok Gabung PDIP, Basarah: Bukan Sesuatu yang Istimewa - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Sabtu, 9 Februari 2019 | 16:58 WIB

Ahok Gabung PDIP, Basarah: Bukan Sesuatu yang Istimewa

Ahok resmi jadi kader pada Januari 2019.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (BTP).
Photo :
  • VIVA/Foe Peace

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (BTP).

VIVA – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sejak Januari 2019. Dengan kata lain, PDIP menjadi partai keempat yang pernah diikuti Ahok setelah sebelumnya bergabung PPIB, Golkar, dan Gerinda.

Menanggapi hal ini, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan, PDI-P adalah parpol miniatur Indonesia, di mana yang bergabung di PDIP terdiri dari berbagai macam suku bangsa Indonesia. Ada  Jawa, Batak, Aceh, Bali, Sunda, ada juga keturunan Tionghoa, yang semua adalah WNI.

"Ada yang beragama islam. Mayotitas kader PDI-P beragama islam. Ada yang beragama Kristiani, Hindu, Budha dan lainnya," kata Basarah di Kabupaten Bogor, Sabtu 9 Februari 2019.

"Latar belakangnya juga ada yang profesor, kemudian ada purnawirawan TNI/Polri, sampai kepada tukang sayur kemudian banyak profesi lain yang ada di PDI-P," tambahnya.

Basarah menegaskan, masuknya Ahok ke partainya bukan sesuatu yang lebih istimewa. Hampir setiap hari PDI-P di daerah menerima pendaftaran kader-kader bangsa.

"Masuknya Ahok ke PDI-P bukan sesuatu yang istimewa. Karena hampir setiap hari PDI-P di berbagai daerah menerima pendaftaran kader-kader bangsa. Sebelumnya belum menjadi anggota PDI-P, karena tertarik dengan ideologinya, platform perjuangannya, orientasi politiknya yang nasionalis, maka kemudian orang-orang yang masuk PDI-P dari berbagai macam spektrum," ungkapnya.

Basarah menuturkan, di PDI-P, ada 17 tokoh purnawirawan TNI masuk menjadi caleg. Purnawirawan Polri, cendikiawan dan termasuk tokoh-tokoh Islam.

"Ada 17 orang tokoh Purnawirawan TNI 17 masuk menjadi caleg, Purnawirawan Polri, kemudian para cendikiawan, termasuk tokoh-tokoh islam, seperti Almarhum KH Yusuf Supendi. Kemudian sekarang diteruskan oleh putri beliau menjadi anggota dam caleg PDI-P," kata dia.

Saksikan Juga

Prabowo-Ahok di Kongres PDI-P, Cosmas Batubara, & OTT KPK

BERITA - sekitar 1 bulan lalu
Topik
loading...
Muat Lainnya...