Aburizal Bakrie Prihatin Aksi 22 Mei Ricuh hingga Jatuh Korban - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Kamis, 23 Mei 2019 | 22:15 WIB

Aburizal Bakrie Prihatin Aksi 22 Mei Ricuh hingga Jatuh Korban

ARB mengimbau agar semua pihak dapat menahan diri.
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie.
Photo :
  • istimewa

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie.

VIVA – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie turut  berduka cita yang mendalam, atas jatuhnya korban luka maupun meninggal dunia, dalam aksi 22 Mei.

"Semoga diampuni dosanya dan mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah SWT, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," tulis Aburizal dalam akun Instagramnya aburizalbakrie.id yang dikutip VIVA, Kamis, 23 Mei 2019 malam.

ARB, sapaan Aburizal Bakrie, prihatin atas kericuhan yang terjadi dalam aksi 22 Mei tersebut. "Saya prihatin melihat sesama anak bangsa behadap-hadapan sampai akhirnya jatuh korban," tulisnya.

ARB berharap agar tidak lagi ada korban, dari masyarakat, para demonstran yang ingin menyuarakan aspirasinya, maupun dari aparat kemananan yang tak kenal lelah berusaha menjaga keamanan.

ARB mengimbau agar semua pihak dapat menahan diri. Apalagi saat ini, bulan suci Ramadan. "Dda dasarnya kita semua ini saudara dan berharap yang terbaik untuk Indonesia tercinta," tulis ARB.

Sejak diunggah sekitar dua jam lalu hingga sekitar pukul 21.40 WIB, postingan ini disukai 408 netizen. Unggahan ARB mendapat respons beragam dari netizen, di antaranya: 

"Semoga negri kita damai walaw pun bedah piliha kita tetap saudari."

Sebelumnya, Polri akan membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab kematian korban kerusuhan aksi 21-22 Mei. 

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi, Mohammad Iqbal menyebutkan korban korban tewas dari massa perusuh. Bukan massa lainnya yang beribadah atau sedang berdagang. Dari data Polri, ada tujuh orang menjadi korban kerusuhan ini.  

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebanyak 8 orang meninggal dunia usai aksi yang terjadi selama 21-22 Mei 2019. 

loading...
Muat Lainnya...