Ketum PBNU Ajak Prabowo dan Jokowi Silaturahmi di Idul Fitri
Senin, 3 Juni 2019 | 19:43 WIB

Ketum PBNU Ajak Prabowo dan Jokowi Silaturahmi di Idul Fitri

Berjabat tangan mendinginkan permusuhan 85 persen.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj
Photo :
  • VIVA / Syaefullah

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj

VIVA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siradj mengimbau agar calon presiden nomor urut 01 dan 02, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto, yang telah berkompetisi pada Pemilihan Umum 2019 dapat bersilaturahmi pada Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Menurut Said Aqil, hari tersebut merupakan hari perayaan kemenangan bagi umat Islam, setelah menahan diri dan hawa nafsu selama sebulan puasa Ramadan. Dengan bersilaturahmi dan berjabat tangan, permusuhan dikatakannya bisa mereda 85 persen.

"Monggo, silakan. Dua tokoh ini silaturahmi Idulfitri, berjabat tangan. Itu sudah mendinginkan permusuhan 85 persen, barang kali sisa 15 persen," tutur Said saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin, 3 Juni 2019.

loading...