Digoda Kursi Menteri, Demokrat: Kami Tidak Transaksional
Rabu, 12 Juni 2019 | 16:45 WIB

Digoda Kursi Menteri, Demokrat: Kami Tidak Transaksional

"Kalau ada chemsitry-nya, tidak tertutup kemungkinan kita gabung."
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan (kiri) bersama Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto (kanan) memberikan paparan pada acara diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan (kiri) bersama Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto (kanan) memberikan paparan pada acara diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

VIVA – Demokrat diisukan segera loncat ke kubu Jokowi dan meninggalkan koalisi Prabowo Subianto. Isu tawaran kursi menteri terhadap kader Demokrat mencuat bila gabung dengan koalisi Jokowi.

Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan mengatakan hubungan antara partainya dengan Jokowi tak transaksional. Komunikasi antar mereka hanya sebatas memperjuangkan 14 pokok program Demokrat.

"Kami tidak transaksional. Yang saya tahu pasti bahwa mas AHY itu komunikasinya adalah bagaimana menyalurkan aspirasi partai Demokrat di dalam memperjuangkan 14 pokok-pokok program-program partai Demokrat selama masa kampanye," kata Syarief di gedung DPR, Jakarta, Rabu 12 Juni 2019.

loading...