Keresahan KPK soal Revisi UU
Jumat, 6 September 2019 | 10:58 WIB

Keresahan KPK soal Revisi UU

KPK mengaku lembaganya berada di ujung tanduk.
Ketua KPK, Agus Raharjo.
Photo :
  • VIVA.co.id/Fajar GM

Ketua KPK, Agus Raharjo.

VIVA – Belum selesai persoalan tentang adanya calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bermasalah, kini lembaga antirasuah itu harus menghadapi Undang-undang atau UU KPK yang bakal direvisi atas inisiasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hal itu membuat KPK berada di ujung tanduk.

Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya saat ini sedang berada di ujung tanduk. Pasalnya, ada beberapa kejadian dan agenda dalam waktu bersamaan yang membuat KPK berada di posisi tersebut.

"Kami harus menyampaikan kepada publik bahwa saat ini KPK berada di ujung tanduk. Bukan tanpa sebab. Semua kejadian dan agenda yang terjadi dalam kurun waktu belakangan ini membuat kami harus menyatakan kondisi yang sesungguhnya," kata dia Jakarta, Kamis, 5 September 2019, seperti dikutip dari VIVAnews.

Karena itu, KPK menolak revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK tersebut. Dan berikut ini beberapa poin terkait revisi beleid yang diusulkan DPR.

Berpotensi mengebiri kewenangan KPK

loading...