Khawatir UU Direvisi Lemahkan KPK, Istana Bersuara
Jumat, 6 September 2019 | 16:42 WIB

Khawatir UU Direvisi Lemahkan KPK, Istana Bersuara

KPK menolak revisi UU karena bisa melemahkan KPK.
 Gedung KPK.
Photo :
  • VIVA.co.id/ Foe Peace Simbolon

Gedung KPK.

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Alasannya, ada sembilan poin dalam Rancangan UU (RUU) yang diinisiasi oleh DPR tersebut berpotensi melemahkan KPK.

Karena dianggap bisa mengebiri kewenangan KPK, Ketua KPK Agus Raharjo sempat bilang akan menyurati Presiden Joko Widodo supaya tak perlu buru-buru menerbitkan Surat Presiden untuk membahas RUU KPK. Dia meminta mantan Gubernur DKI Jakarta itu melakukan pembahasan lebih dahulu dengan ahli, akademisi, masyarakat dan lembaga terkait mengenai perlu atau tidaknya dilakukan revisi.

Menanggapi itu, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden Ifdal Kasim mengatakan bahwa usulan terhadap revisi beleid tersebut sebenarnya sudah lama. Sementara dalam paripurna DPR pada Kamis, 5 September 2019 lalu baru inisiatif DPR, sehingga prosesnya masih lama dan bukan berarti disetujui.

loading...