Saut Situmorang Dukung Revisi UU KPK, tapi Ada Syaratnya
Minggu, 8 September 2019 | 16:33 WIB

Saut Situmorang Dukung Revisi UU KPK, tapi Ada Syaratnya

KPK hari ini juga menutup logo KPK di depan gedung dengan kain hitam.
Saut Situmorang KPK
Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Saut Situmorang KPK

VIVA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo sebelumnya bilang menolak mentah-mentah revisi Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, yang diinisiasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pasalnya, terdapat sembilan poin dalam Rancangan UU (RUU) tersebut yang berpotensi mengebiri kewenangan lembaga antirasuah.

Adapun sembilan poin dalam RUU KPK yang dikhawatirkan bisa melumpuhkan KPK, yakni independensi KPK terancam, penyadapan dipersulit dan dibatasi, pembentukan Dewan Pengawas yang dipilih DPR, sumber penyelidik dan penyidik dibatasi, penuntutan perkara korupsi harus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung.

Selain itu, perkara yang mendapat perhatian masyarakat tidak lagi menjadi kriteria, kewenangan pengambilalihan perkara di penuntutan dipangkas, kewenangan-kewenangan strategis pada proses penuntutan dihilangkan, serta kewenangan KPK untuk mengelola pelaporan dan pemeriksaan LHKPN dipangkas.

Soal revisi UU KPK, banyak pihak yang mendukung KPK, namun ada juga sejumlah pihak yang mendukung dilakukannya revisi. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang sendiri bilang bahwa banyak yang memberikan dukungan soal revisi regulasi tersebut, termasuk dirinya.

loading...