Pilkada Serentak 2020 Diputuskan Diadakan 9 Desember, Apa Dasarnya
Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:14 WIB

Pilkada Serentak 2020 Diputuskan Diadakan 9 Desember, Apa Dasarnya

Ketua Komisi II DPR menjelaskan soal Pilkada 9 Desember 2020.
 Ahmad Doli Kurnia (tengah).
Photo :
  • Antara Foto/Hafidz Mubarak A

Ahmad Doli Kurnia (tengah).

VIVA – Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengungkapkan bahwa DPR bersama Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak akan dilakukan pada 9 Desember 2020. Keputusan ini diambil setelah melakukan serangkaian rapat antara DPR dengan Kementerian Dalam Negeri dan KPU.

"Kami (DPR) di komisi II melakukan enam kali rapat kerja untuk memastikan apa bisa melaksanakan pilkada serentak. Hingga kita memilih opsi pertama 9 Desember 2020 dari 3 opsi yang diajukan KPU pada 17 Maret 2021, ada 29 September 2021 jadi ditunda 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun," kata Ahmad Doli dalam diskusi daring, Sabtu 13 Juni 2020. 

Doli menjelaskan, mereka menetapkan 9 Desember 2020 untuk menggelar pilkada serentak karena sudah mendapat surat rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 terkait penyelenggaraan pilkada. 

"Sampai tanggal 27 Mei rapat lagi melihat mendalami hasil simulasi oleh KPU dan sudah ada surat resmi gugas jawab surat KPU rekomendasi silakan lanjut dengan 2 syarat. Menetapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat dan terus menerus berkoordinasi dengan gugus tugas," kata Doli.