MUI Anggap RUU HIP Membahayakan, Apa Alasannya
Rabu, 17 Juni 2020 | 00:54 WIB

MUI Anggap RUU HIP Membahayakan, Apa Alasannya

Zaitun Rasmin menilai tak cukup hapus atau hanya ubah pasal dalam RUU.
Ilustrasi Paripurna DPR
Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Ilustrasi Paripurna DPR

VIVA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Zaitun Rasmin menganggap Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang sempat dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) seharusnya dicabut. 

Meski saat ini Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah menunda pembahasan RUU HIP. MUI kata dia menganggap RUU ini tak diperlukan.

"Kami tentu walaupun sekarang ditunda kami menitipkan kepada DPR dan kepada pemerintah bahwa sudah jelas suara dari para ulama ormas-ormas Islam dan banyak tokoh ini tidak cukup untuk sekadar diubah ditunda atau diubah sebagian pasalnya," kata Zaitun Rasmin dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa, 16 Juni 2020.