Rommy Salahkan OTT KPK Bikin Suara PPP Jeblok di Pileg 2019
Senin, 23 September 2019 | 15:19 WIB

Rommy Salahkan OTT KPK Bikin Suara PPP Jeblok di Pileg 2019

"Dugaan motif politik yang dibungkus penegakan hukum."
Mantan Ketum PPP Romahurmuziy menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor.
Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Mantan Ketum PPP Romahurmuziy menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor.

VIVA – Mantan Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy alias Rommy membacakan nota keberatan atau eksepsi pribadinya terkait kasus jual beli jabatan di lingkungan Kemenag. Rommy menduga, penangkapannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bermuatan politis.

"Saya bukan penyelenggara negara, penyebutan pekerjaan saya Ketua Umum PPP membenarkan dugaan penangkapan saya dan dugaan motif politik yang dibungkus penegakan hukum. Terlebih penangkapan saya 15 Maret 2019 dilakukan hanya satu bulan sebelum Pemilu 2019," kata Rommy membacakan surat eksepsi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 23 September 2019.

Rommy menyebut, imbas dia terjaring operasi tangkap tangan atau OTT ini menurunkan suara PPP di Pemilu Legislatif atau Pileg 2019. Menurut Rommy, suara PPP anjlok satu juta suara dibandingkan dari Pemilu 2014 lalu.