Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Gerindra: Belum Ada Urgensi

Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Gerindra: Belum Ada Urgensi

Jumat, 22 November 2019 | 11:59 WIB
Proses untuk mengubah masa jabatan presiden itu tak mudah.
Wakil Ketua DPR sekaligus Waketum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Photo :
  • VIVA.co.id/Ridho Permana

Wakil Ketua DPR sekaligus Waketum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

VIVA – Wakil Ketua DPR RI Fraksi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, saat ini belum ada hal yang mendesak untuk memperpanjang masa jabatan Presiden menjadi tiga periode. Masa jabatan Presiden yang ada saat ini, yakni lima tahun dan dibatasi sebanyak dua periode dianggap telah cukup untuk Republik Indonesia.

"Belum ada urgensi untuk memperpanjang sampai tiga kali. Namanya kita demokrasi, ini kan zaman era reformasi ya dua kali cukup. Kan itu intinya tempo hari," kata Dasco di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 21 November 2019.

Saat ini soal penambahan masa jabatan Presiden, menurut Dasco, hanya sebuah wacana dan belum untuk dibahas secara serius. Sebab proses untuk mengubah masa jabatan presiden itu cukup panjang dan tidak mudah.

"Saya pikir itu hanya wacana saja. Ya wacana boleh, tapi kalau kemudian nanti akan dibahas, saya pikir itu akan sangat panjang dan berliku. Dan kalau Gerindra tentunya tidak akan berperan serta aktif membahas itu," kata Dasco.

Berita Terkait :
Saksikan Juga