Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Kasus Makar Eggi Sudjana Diminta Disetop

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Kasus Makar Eggi Sudjana Diminta Disetop

Selasa, 4 Februari 2020 | 07:24 WIB
Kapolri diminta perintahkan penyidik Polda Metro keluarkan SP3.
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo beserta para pejabat tinggi lainnya saat hadiri pameran alutsista di Jakarta 23 Januari 2013.
Photo :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo beserta para pejabat tinggi lainnya saat hadiri pameran alutsista di Jakarta 23 Januari 2013.

VIVA – Kapolri Idham Azis diminta perintahkan penyidik Polda Metro Jaya untuk mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan dan penuntutan (SP3) dalam kasus dugaan makar yang menjerat aktivis Eggi Sudjana. Dugaan kasus ini dianggap menggantung dan menjadi catatan negatif dalam sejarah penegakan hukum.

Sekretaris Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Novel Bamukmin menilai, kasus makar membuat Eggi seperti teraniaya. Sebab, tuduhan dalam kasus ini membuat advokat itu pernah ditahan, perpanjangan penahanan, lalu mendapat penangguhan penahanan.

"Maka dapat dibayangkan secara manusiawi, tentu diri Eggi merasa teraniaya karena penggantungan tuduhan kasus makar tersebut hingga membebani gerak hidupnya sebagai seorang aktivis yang terbiasa menyampaikan pendapat kritis kepada penguasa eksekutif yang halal dan konstitusional," kata Novel, Selasa 4 Februari 2020.

Novel menambahkan, perlu diberikan masukan kepada Idham Azis sebagai pucuk pimpinan Polri dalam kasus dugaan ini agar sebaiknya disetop. Apalagi mengingat profesi Eggi yang merupakan advokat yaitu partner Polri selain jaksa dan hakim. Hal ini merujuk Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang advokat.

Berita Terkait :
Saksikan Juga