Ternyata Istilah "Cuan" Bukan dari Bahasa Mandarin, Ini Penjelasannya

Ternyata Istilah "Cuan" Bukan dari Bahasa Mandarin, Ini Penjelasannya

Senin, 13 Juli 2020 | 14:01 WIB
Cuan adalah bahasa hokkian.
Pelestarian arsitektur leluhur oleh komunitas Hokkian di Singapura
Photo :
  • U-Report

Pelestarian arsitektur leluhur oleh komunitas Hokkian di Singapura

VIVA – Cuan merupakan salah satu bahasa masyarakat negeri Tiongkok. Yakni, disebut sebagai bahasa Hokkien atau bahasa Hokkian. Ia setidaknya dituturkan oleh sekitar 50 juta orang. Hampir semua penduduk Hongkong, Macau, dan Taiwan juga menggunakan bahasa itu.

Bahasa Mandarin sangat berbeda dengan bahasa Hokkian. Ia lebih dekat dengan bahasa Kantonis daripada Hokkien. Bisa dikatakan bahasa Hokkian merupakan "bahasa daerah" di Tiongkok.

Hanya dipertuturkan di sebagian wilayah tenggara Negeri Tirai Bambu. Singkatnya, bahasa Mandarin dengan Hokkian merupakan dua hal yang sangat berbeda sama sekali. Seperti halnya bahasa Sunda dengan bahasa Indonesia, keduanya sangat mudah dibedakan. Selain itu, posisinya juga beda. Di mana, Mandarin diakui sebagai bahasa nasional China.