Menjadi Sekutu Feminis Tanpa Harus Dicap sebagai SJW – VIVA
Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

  • Kamis, 4 Januari 2018 | 10:24 WIB
  • Menjadi Sekutu Feminis Tanpa Harus Dicap sebagai SJW

  • Oleh
    • Dian Lestari Ningsih,
    • voxpopid
Ilustrasi feminisme.
Photo :
  • U-Report
Ilustrasi feminisme.

VIVA –  Apa yang Anda rasakan jika mendengar kata feminis? Ada yang bilang kalau feminis bertentangan dengan agama, bahkan ada yang menganggapnya sebagai upaya perempuan untuk mengambil alih dunia. Benarkah begitu?

Padahal, feminis sendiri adalah perubahan yang dinanti sejak lama. Dengan adanya gerakan feminis, perempuan akhirnya bisa mendapatkan haknya sebagai manusia. Mungkin terdengar aneh, karena tidak semua orang mau menerima perubahan begitu saja.

Tapi, kalau kita lihat perkembangannya, perempuan di Indonesia masih dipandang sebagai warga negara kelas dua. Berbeda dengan laki-laki. Beberapa keluarga bahkan merasa belum sempurna, kalau belum punya anak laki-laki. 

Lihat Juga

Baca Selengkapnya ...