Dalih PSSI Batalkan TC Luar Negeri, Berlawanan dengan Dukungan Jokowi
Sabtu, 27 Juni 2020 | 05:08 WIB

Dalih PSSI Batalkan TC Luar Negeri, Berlawanan dengan Dukungan Jokowi

Jokowi mendukung penuh program latihan di luar negeri.
Ketuam Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) dan Shin Tae-yong
Photo :
  • pssi

Ketuam Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) dan Shin Tae-yong

VIVA – PSSI meminta pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk membatalkan program latihan di luar negeri untuk Timnas Indonesia U-19.

Tae-yong merencanakan pemusatan latihan di Korea Selatan agar Timnas U-19 bisa mendapatkan lawan uji coba yang bagus. Sebab, event yang bakal dihadapi Timnas U-19 bukan sembarangan yaitu Piala Dunia U-20 2021.

Tentunya, sebagai tuan rumah, Indonesia harus sukses penyelenggaraan maupun sukses prestasi. Jangan sampai, Timnas U-19 hanya menjadi bulan-bulanan tim lawan.

Tapi, ketika Timnas U-19 memiliki target tinggi, justru program yang dirancang pelatih tidak didukung. Padahal, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menegaskan komitmen Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dia diperintahkan untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan Timnas U-19.

Bahkan, Amali mengatakan bahwa Jokowi mempersilahkan Timnas U-19 untuk menggelar latihan di mana saja dan berapa pun lamanya. "Presiden bilang, mau latihan di mana saja ikuti. Itu menjadi komitmen Presiden yang jadi arahan kepada saya. Mau di mana saja dan berapa lama silahkan saja," kata Amali.

Terkait hal itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawa,n mengungkapkan alasannya mengapa membatalkan program latihan Timnas U-19 di Korea Selatan. Iriawan berdalih karena situasi dan kondisi saat ini tidak memungkinkan. Dia khawatir berlatih di luar negeri akan berdampak buruk bagi para pemain, karena masih dalam masa pandemi virus Corona COVID-19.

"Berkaitan dengan TC, bukan saya tidak memberikan izin ke Korea. Di awal TC, kami mendukung ke mana pun juga. Namun, situasi COVID-19. Bagaimana dengan keselamatan dan kesehatan anak-anak saya yang berjumlah 44 itu. Belum yang senior kan juga latihan. Apakah mereka berangkat semua? Kan tidak mungkin," kata Iriawan di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat 26 Juni 2020.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu melanjutkan, dalam situasi pandemi seperti sekarang, lebih realistis Tae-yong yang datang ke Indonesia bersama tiga asistennya Kim Hae Won, Lee Jae Hong, dan Gong Oh Kyun.

"Kami juga tidak bisa menjamin pemain-pemain ini akan selamat di sana. Jadi rentan sekali. Saya sayang sekali, saya sangat memperhatikan kesehatan pemain," ucapnya.

"Tae-yong datang ke sini lebih bagus. Jelas, dia sehat dari Korea, kalau tidak sehat ya tidak pulang, Setelah sampai di sini bisa dites kesehatannya, sesuai protokol," lanjut dia.


Di sisi lain, setelah berpolemik dengan PSSI dan Indra Sjafri, Tae-yong bakal tiba di Indonesia pada 2 Juli 2020. Rencanya, Timnas U-19 bakal menjalani pemusatan latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.