Drama Korea Memalukan, PSSI dan Indra Sjafri Dilumat Shin Tae-yong
Minggu, 28 Juni 2020 | 04:46 WIB

Drama Korea Memalukan, PSSI dan Indra Sjafri Dilumat Shin Tae-yong

PSSI, Indra Sjafri, dan Shin Tae-yong akhiri polemik.
Ketuam Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) dan Shin Tae-yong
Photo :
  • pssi

Ketuam Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) dan Shin Tae-yong

VIVA – Drama Korea yang mempertontonkan perselisihan antara PSSI, Shin Tae-yong dan Indra Sjafri akhirnya sampai di episode terakhir. Seperti kebanyakan drama Korea 'sesungguhnya' drama Korea ciptaan PSSI berakhir dengan bahagia. 

PSSI, Shin Tae-yong dan Indra Sjafri sepakat untuk menatap ke depan, membangun kembali cita-cita mereka agar sepakbola Indonesia berprestasi. 

Akhir dari drama memalukan ini diawali oleh pertemuan internal antara Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dengan Tae-yong pada Jumat 26 Juni 2020. 

Iriawan mengajak pelatih 51 tahun itu bicara dari hati ke hati. Menyatukan kembali visi dan misi mereka yang sempat terpecah belah. 

"Kegiatan diskusi tadi dimulai pukul 20.00. Hanya saya berdua dengan Tae-yong. Tentunya ada penerjemah. Intinya, pertemuan itu adalah, pertama memang ada komunikasi yang tersumbat antara PSSI dan yang bersangkutan," kata Iriawan di Kantor PSSI, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyatakan, dalam komunikasi personal dengan pelatih asal Korea Selatan itu  sudah disepakati bahwa PSSI dan Tae-yong fokus untuk membangun sepakbola Indonesia.

"Kami sudah sepakat apa yang kemarin menjadi polemik, beliau sudah lupakan. Beliau ingin terus membangun dan melatih Timnas Indonesia," ucap Iriawan.

"Intinya beliau akan tetap melatih Timnas kita U-19, U-23 dan senior. Kita sudah selesaikan secara kekeluargaan. Saya harap beliau bisa datang ke Indonesia awal Juli," lanjutnya.

Awal Permasalahan

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong

Baca Juga: PSSI Tetapkan 6 Stadion untuk Piala Dunia U-20, Belum Disetujui FIFA

Meski sudah berdamai, tentu publik sepakbola nasional masih ingat betul bagaimana awal mula ketegangan yang terjadi dalam tubuh PSSI.

Itu dimulai dari keinginan Tae-yong membawa Timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Tae Yong menganggap situasi Korsel yang lebih kondusif dalam pandemi Corona jadi alasan yang tepat untuk membawa Timnas Indonesia berlatih di sana.

Namun, PSSI menolak rencana Tae-yong berlatih di Korea Selatan. PSSI beralasan kalau pemusatan latihan di Indonesia, Tae-yong memungkinkan untuk melatih dua kategori Timnas yaitu Timnas U-19 dan Timnas senior.

Satgas Timnas Ancam Pecat Shin Tae-yong

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi (tengah) dan Ketua Satuan Tugas TImnas Indonesia, Syarif Bastaman (kedua dari kanan)

Baca Juga: Mengerikan, Corona Bakal Merajalela karena Liverpool Juara

PSSI kemudian membentuk Satgas Timnas Indonesia. Satgas ini bertanggung jawab ke ketua umum PSSI dan terlibat pula ke dalam kegiatan timnas termasuk rekrutmen dan penilaian kinerja pelatih.