Soal Stadion Piala Dunia U-20, PSSI Jangan Langkahi Pemerintah

Soal Stadion Piala Dunia U-20, PSSI Jangan Langkahi Pemerintah

Selasa, 30 Juni 2020 | 22:19 WIB
Kemenpora ingatkan PSSI.
Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto
Photo :
  • VIVA.co.id/Ridho Permana

Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto

VIVA – Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto memperingatkan kepada PSSI untuk tidak bertindak kelewatan soal penentuan stadion tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Mereka sudah mengumumkan enam stadion terpilih untuk diajukan ke FIFA, tapi tidak berkoordinasi dengan pemerintah.

Gatot mengakui, jika penentuan stadion tuan rumah Piala Dunia U-20 ada di bawah kuasa FIFA dan PSSI. Tapi, pemerintah tetap punya andil besar, mengingat proses renovasi akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Penetapan stadion sepenuhnya ranah PSSI dan FIFA, karena kami tidak ingin campur tangan. Tapi, karena yang punya stadion adalah Pemerintah Paerah, kalau di sini (Jakarta) SUGBK Pemerintah Pusat, plus satu lagi yang renovasi adalah pemerintah," ujar Gatot kepada wartawan, Selasa 30 Juni 2020.

"Memang tidak ada aturan tertulisnya, etikanya ya harus bicara baik-baik dengan pemerintah. Jangan dilompati begitu saja," imbuhnya.

PSSI sendiri langsung menetapkan enam stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan, Stadion Gelora Bung Tomo, Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan Stadion Jakabaring.