Merujuk Surat FIFA ke PSSI, 6 Stadion Piala Dunia U-20 Malah Berisiko
Jumat, 3 Juli 2020 | 15:19 WIB

Merujuk Surat FIFA ke PSSI, 6 Stadion Piala Dunia U-20 Malah Berisiko

Pemerintah meloloskan keinginan PSSI.
Logo Piala Dunia U-20 Indonesia 2021
Photo :
  • twitter.com/pssi

Logo Piala Dunia U-20 Indonesia 2021

VIVA – Rapat Terbatas membahas persiapan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 diselenggarakan di Istana Negara pada Rabu 1 Juli 2020. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi menunjuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali sebagai Ketua Panitia Pelaksana INAFOC.

Selain meresmikan INAFOC, pemerintah juga meloloskan keinginan PSSI untuk menentukan enam stadion tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Yang dipilih adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali), Stadion Jakabaring (Palembang).

Enam stadion tersebut merupakan gagasan dari PSSI. Mereka melakukan dua pergantian dari proposal yang disodorkan kepada FIFA ketika mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Stadion Jakabaring dan Stadion Si Jalak Harupat menggantikan Stadion Mandala Krida (Yogyakarta) dan Stadion Pakansari (Bogor).

Amali mengatakan, pemerintah mau mengiyakan pengajuan dari PSSI karena diburu waktu pengerjaan renovasi. Tapi, keputusan itu masih bisa diubah, jika memang FIFA tidak ingin ada pergantian dari proposal awal yang mereka terima dari PSSI.