Perang Batu Suporter dan Flare Nodai Kemenangan Perdana PSMS
Senin, 16 Maret 2020 | 04:40 WIB

Perang Batu Suporter dan Flare Nodai Kemenangan Perdana PSMS

Aksi lempar terjadi antara sesama pendukung PSMS.
Flare di pertandingan PSMS Medan
Photo :
  • Uga Andriansyah (Medan)/ VIVA

Flare di pertandingan PSMS Medan

VIVA – Kemenangan perdana PSMS Medan di pekan pertama Liga 2 2020, Minggu 15 Maret 2020, ternodai. Aksi saling lempar batu dan botol air mineral antar suporter tim berjuluk Ayam Kinantan di dalam Stadion Teladan, Medan, ini berawal saat pendukung PSMS yaitu Ultras 1950 dari tribun utara menyalakan flare atau suar di menit ke 89. 

Tak terima dengan aksi yang dilakukan suporter PSMS dengan menyalakan suar. Pendukung Ayam Kinantan dari tribun timur sontak tersulut emosi dan langsung melempari kelompok suporter yang menyalakan suar. Kericuhan dan aksi menyalakan suar tersebut membuat laga antara PSMS dengan AA Tiga Naga sempat terhenti. 

Beruntung kericuhan mereda ketika aparat kepolisian masuk ke tribun untuk menghentikan kericuhan. Gelandang PSMS, Legimin Rahardjo juga turut melakukan hal serupa. Hingga laga usai, kelompok suporter di tribun utara masih disetrap pihak kepolisian.