Kontrak Pemain Liga 1 Terancam Karena Corona, Ini Kata Bek Bali United

Kontrak Pemain Liga 1 Terancam Karena Corona, Ini Kata Bek Bali United

Rabu, 15 April 2020 | 06:12 WIB
"Urusan rezeki Insya Allah sudah diatur," katanya.
Bek Bali United, Gunawan Dwi Cahyo.
Photo :
  • https://www.instagram.com/gunawandwicahyo

Bek Bali United, Gunawan Dwi Cahyo.

VIVA – Bek Bali United, Gunawan Dwi Cahyo, berharap klub bisa mengambil keputusan bijak bila nantinya kompetisi Liga 1 sampai dihentikan. Jangan sampai, pemain menjadi pihak yang paling dirugikan.

Seperti diketahui, Pandemi Corona COVID-19 yang sedang melanda hampir di seluruh belahan dunia memberikan dampak negatif ke seluruh sektor. Salah satu yang terkena imbasnya adalah kompetisi sepak bola, Liga 1 Indonesia.

Akibat imbauan pemerintah untuk meniadakan kegiatan yang mengumpulkan massa demi menekan angka penularan virus Corona, akhirnya kompetisi ini pun terpaksa dihentikan sementara dan terancam ditiadakan.

PSSI pun memutuskan untuk menempatkan Liga 1 dalam kondisi force majeure hingga Juni 2020 mendatang. Diharapkan, Liga 1 bisa kembali bergulir mulai Juli mendatang, tergantung situasi yang berkembang di masyarakat.

Dalam kondisi ini, PSSI memperbolehkan klub untuk memotong gaji pemain. Nilai gaji yang diberikan maksimal 25 persen hingga Juni 2020.

Namun, baru-baru ini, para manajer mengadakan rapat virtual untuk menentukan sikap terkait kelanjutan kompetisi Liga 1. Di salah satu poin berbunyi "Jika kompetisi dihentikan, maka status gaji bulan Juli sampai dengan akhir kontrak menjadi batal! Dan tidak ada kewajiban klub membayar kompensasi".

Tentu, kondisi tersebut sangat merugikan pemain. Sebab, mereka akan kehilangan pemasukan utamanya sebagai pesepakbola.

Selanjutnya: “Urusan rezeki Insya Allah sudah diatur."

Berita Terkait :
Saksikan Juga