Kapan Kompetisi di Indonesia Macam Liga 1 Bisa Digelar Pakai Penonton?
Jumat, 12 Juni 2020 | 11:38 WIB

Kapan Kompetisi di Indonesia Macam Liga 1 Bisa Digelar Pakai Penonton?

Simak protokol penyelenggaraan olahraga Kemenpora.
Sesmenpora, Gatot Dewa Broto
Photo :
  • Antarafoto

Sesmenpora, Gatot Dewa Broto

VIVA – Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah menerbitkan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga di Indonesia. Lewat surat edaran bernomor 6.II.I/Menpora/VI/2020, Kemenpora menjelaskan bagaimana seluruh pemangku kebijakan di olahraga nasional harus berperan aktif dalam penanganan dan penekanan penyebaran virus corona COVID-19.

Surat ini ditembuskan ke Gubernur, Walikota, Bupati, dan pimpinan terkait lainnya, agar bisa jadi landasan dalam pengambilan keputusan terkait penerbitan izin untuk kegiatan olahraga dan kepemudaan.

Dalam surat tersebut, dijelaskan bagaimana kompetisi atau kegiatan olahraga dan kepemudaan bisa digelar. Ada tiga tahapan berbeda yang diterapkan Kemenpora di surat tersebut.

Tahapan itu bergantung dengan penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan New Normal di Indonesia. Tahap 1 dan 2 yang paling krusial. Di tahapan tersebut, kompetisi dipastikan tak boleh digelar dengan penonton.

Namun, pada tahap 3, kompetisi boleh digelar pakai penonton. Tapi, ada syaratnya. Sesuai dengan surat edaran itu, kompetisi di Indonesia boleh digelar pakai penonton dengan komposisi 30 persen dari kapasitas maksimal.

"Jadi begini, di sana ada tahap 1, 2, dan 3, itu bergantung pada penerapan PSBB dan New Normal di Indonesia. Perkembangan di tiap daerah juga jadi penentunya. Kalau masih masuk PSBB, artinya masuk ke tahap 1. New Normal awal, ada di tahap 2, setelahnya tahap 3," kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, kepada VIVA, Jumat 12 Juni 2020.