Olok-olok dan Kritik Suporter MU 'Bunuh' Paul Pogba - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Selasa, 14 Mei 2019 | 16:28 WIB

Olok-olok dan Kritik Suporter MU 'Bunuh' Paul Pogba

Pogba jadi sasaran tembak fans usai MU kalah dari Cardiff.
Gelandang Manchester United, Paul Pogba
Photo :
  • Instagram/@paulpogba

Gelandang Manchester United, Paul Pogba

VIVA – Paul Pogba jadi sasaran kritik dan olok-olok suporter Manchester United usai pertandingan terakhir Premier League musim ini, melawan Cardiff City di Old Trafford, akhir pekan lalu. Ya, gelandang berpaspor Prancis ini jadi sasaran tembak sejumlah fans yang hadir ke markas MU usai kekalahan memalukan dari Cardiff.

Dalam laga itu, MU menelan kekalahan 0-2 dari Cardiff yang notabene adalah tim yang sudah dipastikan degradasi ke Divisi Championship musim depan. Beberapa fans meneriaki Pogba, di antaranya bahkan berani mengatakan langsung agar eks pemain Juventus ini didepak dari Old Trafford.

Hal ini mendapat respons dari mantan bek MU, Patrice Evra. Pogba yang merupakan kompatriot Evra dianggap jadi korban "pembunuhan" karakter yang dilakukan suporter MU. Menurut Evra, Pogba layak mendapatkan pengakuan pemain terbaik musim ini. Sebab, secara statistik, Pogba memang jadi pencetak gol terbanyak Setan Merah musim ini di semua ajang.

Bukan cuma itu, Evra juga melihat fans kerap memberi kritik lantaran Pogba sering mengubah potongan rambutnya, aksi menarinya yang sering ia tampilkan di Instagram, dan banyak hal lain di luar lapangan. Di sisi lain, Evra menganggap publik hanya melihat sisi itu, dan melupakan performa Pogba di atas lapangan.

"Saya tidak melindungi Paul. Tetapi, saat terjadi insiden seperti kemarin dengan fans, mereka seperti membunuh Paul. Dia adalah pencetak gol dan assist terbanyak (MU). Saya tahu Anda bertanya dan menginginkan lebih soal kepemimpinannya dalam beberapa pertandingan. Jadi, itu mengapa Anda bisa memberikan kritik kepadanya saat ini. Tetapi, secara keseluruhan, dia adalah pemain terbaik musim ini," kata Evra kepada Sky Sports.

"Hanya karena Paul Pogba, potongan rambutnya, tariannya, Instagram pribadinya, dan semuanya, orang-orang akan memberikan kritik kepadanya dan melupakan permainannya. Hanya dia dan (David) De Gea yang bisa bermain di tim besar Eropa. Saya pikir, dia akan pergi karena Anda butuh cinta dari tempat di mana pun Anda bermain. Anda perlu memutuskan," ujarnya.

Sudah tiga musim Pogba membela panji Manchester Merah. Hingga saat ini, Pogba sudah membawa MU meraih gelar Piala Liga Inggris dan Liga Europa. Total, Pogba tampil dalam 135 pertandingan dan mencetak 31 gol. (one)

Saksikan Juga

Sir Alex Ferguson Mendadak Dioperasi Akibat Pendarahan Otak

TVONE NEWS - sekitar 1 tahun lalu
loading...
Muat Lainnya...