Letusan Gunung Api Bawah Laut Terbesar Ada di Selandia Baru – VIVA
Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

  • Sabtu, 13 Januari 2018 | 07:00 WIB
  • Letusan Gunung Api Bawah Laut Terbesar Ada di Selandia Baru

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Novina Putri Bestari
Gunung bawah laut, Havre.
Photo :
  • www.dailymail.co.uk/University of Tasmania and Australia Woods Hole Oceanographic Institution
Gunung bawah laut, Havre.

VIVA – Vulkanolog mengumumkan erupsi gunung api bawah laut terbesar selama seabad terakhir ada di Selandia Baru. Gunung bawah laut, Gunung Havre yang lokasinya berada di Pulau Kermadec Selandia Baru, mengalami erupsi terbesar gunung bawah laut dalam satu abad terakhir ini. Gunung Havre ditemukan pada 2002 dan terletak 1.600 meter dari permukaan laut.

"Kami tahu (Gunung Havre) itu adalah erupsi dengan skala besar, terbesar yang pernah kami lihat di daratan selama abad ke-20," jelas vulkanolog Universitas Tasmania Australia, Rebecca Carey, dikutip dari laman Stuff, Kamis 11 Januari 2018. 

Carey menuturkan, 80 persen dari gunung api tersebut berada di dasar laut. Penelitian mengenai erupsi gunung api bawah laut ini agak sulit ditemukan karena material yang dikeluarkan erupsi akan terbawa arus laut dan tidak banyak yang kembali lagi ke lokasi gunung api. 

Penelitian ini berawal dari beberapa penumpang pesawat yang melintas di atas Samudera Pasifik pada 2012, melihat material aneh yang ada di atas samudera tersebut. 

Saat itu, para peneliti menyimpulkan material tersebut sebagai batu dari material gunung api yang mengapung. Namun perlu enam tahun untuk bisa memastikan kekuatan dari erupsi Gunung Havre. 

Lihat Juga

Tim ini menggunakan robot untuk mencapai lokasi yang dikendalikan dari jauh. Seperti dilansir Daily Mail, robot tersebut bertugas untuk memetakan, observasi, dan mengambil sampel dari Gunung Havre. 

Peneliti Universitas Tasmania menemukan letusan tersebut berasal dari pecahan besar dan aliran lava berasal dari 14 lubang yang berbeda. 

Mereka juga menemukan area gunung api tersebut terdiri dari bagian yang mulus dan kasar. Batuan-batuan juga ditemukan tersebar di dalam kaldera yang berukuran besar. Batuan tersebut tersusun rapi seperti menara. (ase)