Efek Domino Jika Tarif Ojol Naik, Bikin Orang Malas Naik MRT
Senin, 11 Februari 2019 | 16:42 WIB

Efek Domino Jika Tarif Ojol Naik, Bikin Orang Malas Naik MRT

Ojol berperan sebagai feeder ke stasiun.
Pengendara ojek online.
Photo :
  • Instagram @dramaojol.id

Pengendara ojek online.

VIVA – Kenaikan tarif ojek online atau ojol mampu memberikan efek domino terhadap sejumlah hal yang berkaitan dengan transportasi online itu. Salah satunya adalah transportasi lain seperti Trans Jakarta, KRL, MRT, dan LRT.

Berdasarkan Research Institute of Socio-Economic Development atau Rised, sekitar 40,98 persen responden mengaku menggunakan ojol untuk pergi ke stasiun atau terminal. Mantan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Zumrotin K. Susilo, mengatakan bahwa penumpang akan mencari cara lain jika tarifnya naik.

"Ojol ini, kan, feeder. Mereka akan kekurangan konsumen (masyarakat) kalau harganya naik," ungkapnya di Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. Zumrotin menuturkan salah satunya adalah penggunaan ojol untuk dua kilometer bisa diganti dengan berjalan kaki. Hal ini bisa terjadi kepada penumpang yang berusia muda.

  • 1
  • 2
loading...