Cari Ustaz yang Ramah dan Kompeten di Website cariustadz.id - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 10 Mei 2019 | 12:40 WIB

Cari Ustaz yang Ramah dan Kompeten di Website cariustadz.id

Berawal dari keresahan masyarakat mendapat ustaz yang kompeten.
Platform cariustadz.id
Photo :
  • Instagram @cariustadz.id

Platform cariustadz.id

VIVA – Berangkat dari keresahan masyarakat terhadap sulitnya mencari narasumber agama atau ustaz yang ramah dan kompeten, Pusat Studi Qur'an (PSQ) meluncurkan platform berbasis teknologi cariustadz.id. PSQ sendiri adalah lembaga studi Alquran - didirikan oleh Yayasan Lentera Hati pada 2004, yang dipimpin cendekiawan Muslim Quraish Shihab.

Peluncuran platform cariustadz.id ini telah berlangsung pada Kamis, 9 Mei 2019 di Masjid Cut Meutia Cikini Jakarta Pusat, dan ditayangkan di kanal YouTube Najwa Shihab. Pada momen tersebut, tampak Najwa Shihab, Quraish Shihab dan Ali Nurdin selaku pimpinan cariustadz.id, duduk di hadapan para jemaah.

"Ustaz Ali Nurdin, boleh diceritakan ide awal membuat aplikasi yang memungkinkan orang untuk mencari ustaz dan ustazah yang relevan, kompeten, dan juga Insya Allah akan wasathiyah (berada di tengah), ide awalnya dari apa?” tanya Najwa pada Ali Nurdin. 

"Ide awalnya itu dari Bu Ella sebenarnya, sama Mbak Caca. Jadi beliau yang kemudian menyampaikan keluh kesah tapi atas nama user. Ada keresahan, jadi kata kuncinya ada keresahan di kalangan umat, di kalangan masyarakat untuk mendapatkan ustadz yang kompeten dan wasathiyah," jawab Ali Nurdin. 

Tidak dijelaskan dalam tayangan itu, siapakah yang dimaksud dengan Bu Ella dan Mbak Caca. Namun salah satu putri Quraish Shihab ada yang bernama Najelaa Shihab, dan biasa disapa Ella.

Adapun konsep wasathiyah sendiri menurut sejumlah sumber, yaitu jalan tengah yang moderat, tidak ekstrem kanan maupun kiri, dan anti kekerasan. Sehingga Islam yang wasathiyah ini menjadi kunci bagi energi perdamaian dunia.

Quraish Shihab dalam acara tersebut juga memberi tanggapan mengenai penerapan teknologi yang dewasa ini menjadi sarana umat Muslim untuk beribadah, bahkan juga dimanfaatkan sebagai bagian dari dakwah. Mantan Menteri Agama itu mengatakan, "Teknologi itu netral. Sikap Anda yang menjadikan dia baik atau buruk," katanya. 

"Mau pakai hape, netral. Anda bisa gunakan untuk mengaji, belajar, bisa ber-silaturahim, tapi bisa juga menyebarkan hoaks," ujar Quraish Shihab menambahkan. 

Profesor lulusan Universitas Al Azhar Kairo itu lantas menganalogikan teknologi seperti film. Film pada prinsipnya adalah hal yang bagus, namun konten yang disajikan tergantung dari pembuatnya, apakah menyajikan nilai kebenaran atau sebaliknya. 

"Teknologi itu netral. Manusia yang memberinya warna. Nah, kita menggunakannya (teknologi) untuk memberikan warna positif dan warna kebaikan," ujarnya.

Terkait platform cariustadz.id, saat ini telah terhubung dengan 250 ustaz di wilayah Jabodetabek. Ke depannya Ali Nurdin berharap cariustadz.id akan memperluas koneksi di daerah lain. 

Cara menggunakannya pun cukup mudah, yaitu hanya perlu mengakses www.cariustadz.id, kemudian pilih jenis kegiatan - saat ini tersedia kategori Kajian Keluarga, Kajian Kelompok, Bimbingan Personal, dan Khutbah Jumat dan Hari Besar Islam. 

Setelah itu, pilih lokasi kegiatan dan gender narasumber, apakah ustaz atau ustazah. Jika sudah menentukan pilihan, pengguna bisa langsung menghubungi ustaz/ah secara langsung alias tanpa perantara. 

Platform cariustadz.id juga membuka pendaftaran bagi ustaz/ah untuk bergabung menjadi narasumber, tentunya melalui proses seleksi.

loading...
Muat Lainnya...