Telegram 'Ikut' Demo Hong Kong, China Lancarkan Serangan DDoS
Jumat, 14 Juni 2019 | 11:54 WIB

Telegram 'Ikut' Demo Hong Kong, China Lancarkan Serangan DDoS

Telegram dipakai oleh demonstran Hong Kong.
Telegram.
Photo :
  • U-Report

Telegram.

VIVA – Aplikasi Telegram mengalami serangan Distributed Denial of Service atau DDoS bertubi-tubi pada Rabu kemarin. Pendiri Telegram, Pavel Durov mengungkapkan serangan berasal dari China. 

DDoS merupakan serangan yang berusaha mengambil kontrol dari perangkat yang terinfeksi dengan malware untuk membebani server platform dengan membanjiri trafik dalam jumlah besar. Dampak serangan ini, mengganggu koneksi server di internet. 

Telegram mengumumkan serangan itu di Twitter dan mengatakan pengguna di sejumlah negara termasuk Amerika Serikat akan mengalami masalah koneksi, dilansir laman Business Insider, Jumat 14 Juni 2019.